RAPAT KOORDINASI GUGUS BIDANG PENGAMANAN DAN PENEGAKAN HUKUM

SATPOL DIY ( 09/04/2020 ) Drs.Noviar Rahmad,M,Si Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Istimewa Yogyakarta memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Bidang Pengamanan dan Penegakkan Hukum pada hari Kmais, (09/04) di Ruang Rapat Satuan Polisi Pamong Praja DIY Jln Janti KM 4 Grdong Kuning Yogyakarta.

Dalam paparannya Kasat menyampaikan ada perubahan Surat Keputusan Gubernur DIY No 78/KEP/2020 tentang Perubahan Surat Keputusan Gubernur Nomor. 64/KEP/2020 Tentang Pembetukan Gugus Tugas Penanganan Covid 19 , yang mana Satuan Polisi Pamong Praja DIY menjadi Koordinatornya, Bidang Pemngaman dan Penegakkan Hukum, maka pertemuan ini sangat mendesak sehingga pertemuan dilaksanakan dengan tetap jaga jarak sesuai anjuran Protokol Kesehatan agar semua bisa berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Dilapangan Satuan Polisi Pamong Praja DIY sudah melaksanakan secara rutin walau saat itu belum masuk dalam Gugus, namun saat ini sudah masuk dalam Gugus Bidang pengamanan dan Penegakkan Hukum yang beranggotanya dari berbagai sinstanasi, diantara Brimob, korem, Depom, Ditsampta Polda DIY dan Instansi terkait lainnya, maka untuk koordinasi dilaksanakanlah Rapat Koordinasi ini, “ jelas kasat’.

Harapan Kasat Pol PP DIY sinerginitas antar Instansi terkait sangat diperlukan , karena dilapangan kenyataannya sangat banyak permasalahan yang perlu mendapat perhatian kita semua, himbauan yang tidak ada hentinya pada warga untuk tidak menutup akses jalan secara total, menerima jenazah yang dampak covid, menerima para medis dilingkungannya, bagaimanapun para medis berjuang dengan taruhan jawa di garga depan untuk membatu semua warga yang kena Covid maupun yang membutuhan cek kesehatan.”tegas Kasat”.

Ditambahkan Kapala Biro Hukum Setda DIY Dewa Isnu Brata Santoso SH menjelaskan bahwa Yogyakarta tidak ada larangan pemudik, penutupan tempat hiburan dan pasar pasar, sehingga ditempat umum masih banyak rentan penyebaran covid 19, karena masih banyak warga yang berkerumun ditempat umum maupun warung -warung makan, kerjasama ini sangat diperlukan guna mencegah penyebaran Covid 19 di wilayah DIY.

Dari Dishub DIY juga mengatakan bahwa Dishub akan membuat Posko 24 jam di daerah perbatas masuk ke Yogyakarta, juga akan menambah satu posko di terminal Jombor, dengan himbauan bahwa penumpan kendaran sesuai dengan jenis kendaraannya : Minibus 3 penumpang dengan Sopir, Mobil Sedan 2 penungpang dengan sopir, Bus umum 50 % dan harus membawa surat sehat dari dokter/pukesmas .
Semua ini untuk mencegah menyebarnya Covid 19 Di Wilayah DIY.

salam sehat selalu (skm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *