KURANG SOSIALISASI SURAT EDARAN BUPATI / WALIKOTA UTUK ALASAN PEDAGANG TIDAK PATUH

SATPOLPP DIY (03-05-2020) Satpolpp.jogjaprov.go.id.

Beberapa pedangang jika ditegus petugas patroli dengan alasan tidak tau jika ada surat edaran dari Bupati dan walikota .sehingga dalam jualan seakan tidak ada masalah walaupun saat ini pandemi covid yg sudah darurat karena pasien positif meningkat.
Kegiatan operasi pengawasan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, Minggu, (03 /05) pkl 20.00 s/d selesai

*PERSONEL :*
– Satpol PP DIY Regu E
– Ditsamapta Polda DIY
– Brimob Polda DIY
– Denpom IV/2 Yk
– Korem 072 Pmk

*RUTE :*
Mako Satpol PP DIY – Jl wonocatur – Ringroad timur – Janti – Babarsari – Seturan – Ringroad Utara – Jl Monjali – Tugu – Jl Jend Sudirman – Jl Suroto – Kridosono – Jl Atmosukarto – Lempuyangan – Jl Argolubang – Timoho – Mako Satpol PP DIY.

*HASIL :*
*√ Jl Wonocatur*
1. *Warmindo Kedai Abduh* terdapat bbrp org berkerumun termasuk pemilik kurleb 10 org, tanpa menerapkan physical distancing dan tdk pk masker. Mereka beralasan hanya org setempat dan akan ronda.
Tindakan : menegur pemilik dan pengunjung untuk menerapkan physical distancing dan sll pk masker, meminta pemilik mengurangi sediaan kursi hingga 50%.
Pemilik membuat Surat pernyataan bersedia mematuhi himbauan pemerintah.

*√ Babarsari*
1. *Mie Gacoan Babarsari* karyawan sebagian besar tdk pk masker dg benar. Kursi antrian yg semula sdh diatur jarak 1m diubah oleh pengunjung.
Tindakan : menegur penanggungjawab scr lisan utk tegas dan disiplin dlm menerapkan physical distancing dan meminta karyawan utk pk masker dg benar. Penanggung jawab membuat surat pernyataan bersedia untuk mematuhi himbauan pemerintah.

2. *Kerumunan Ojol di depan mie Gacoan* kurleb 15-20 org. Tdk berjarak 1m, ada yg tdk pk masker.
Tindakan : meminta ojol utk ttp menerapkan physical distancing, berkerumun tdk lbh dari 5 org dan sll memakai masker. Petugas membubarkan kerumunan massa.

*√ Seturan*
1. *Toko Modern Citrouli* toko buka melebihi jam operasional yg dibolehkan oleh pemkab Sleman. Pemilik mengaku tdk mengetahui ada pembatasan jam operasional.
Tindakan : menegur scr lisan pemilik dan meminta mematuhi jam operasional yg ditentukan.
Pemilik membuat surat pernyataan akan mematuhi himbauan pemerintah.

2. *Warung/PKL Nasi Uduk Farha, Pecel Lele Bu Nur, Sate Padang, Martabak (semuanya berada di depan Superindo Seturan)* pengunjung padat, byk yg makan ditempat, kurleb 20 org, tdk menerapkan physical distancing, ad yg tdk pk masker.
Tindakan : meminta penjual bahwa stlh jm 21.00 tdk ada lagi yg makan ditempat, agar mengatur jarak 1m antar pengunjung, dan agar sll memakai masker.

3. *Warmindo Andeska (depan STIE YKPN)* byk pengunjung yg makan ditempat kurleb 20 org, tdk ada physical distancing, byk yg tdk pk masker. Ketika petugas dtg pengunjung langsung membubarkan diri. Penanggung jawab mengaku tdk tahu ada pembatasan jam operasional.
Tindakan : menegur lisan, agar Penanggung jawab mematuhi jam operasional, mengurangi sediaan kursi hingga 50% utk mengurangi kerumunan massa, menerapkan physical distancing dan utk sll pk masker.
Penanggung jawab membuat surat pernyataan utk menaati himbauan pemerintah.

4. *Pandora Net* buka jam 08.00-24.00, penanggung jawab mengaku tidak tahu ada pembatassn jam operasional. pengunjung sdh diatur jarak 1m.
Tindakan : meminta penanggung jawab utk mematuhi jam operasional yg ditentukan pemkab Sleman dan menuangkan dlm Surat Pernyataan

5. *Burjo Borneo* banyak pengunjung yg nongkrong selesai makan kurleb 20 org, tdk pk masker, blm menerapkan physical distancing. Tdk mematuhi SE Bupati sleman ttg pengaturan jam operasional. Sebagian pengunjung langsung membubarkan diri ketika petugas datang.
Tindakan : menegur scr lisan utk mematuhi pembatasan jam operasional, mengurangi sediaan meja kursi, mengatur jarak, menerapkan physical distancing dan agar memakai masker.
Penanggung jawab membuat surat pernyataan akan mematuhi himbauan pemerintah.

*√ Jl Monjali*
1. *Warmindo Berkah Mukti* byk pengunjung yg nongkrong selesai makan kurleb 15-20 org, tdk pk masker, blm menerapkan physical distancing. Tdk mematuhi SE Bupati sleman ttg pengaturan jam operasional. pengunjung langsung membubarkan diri ketika petugas datang.
Tindakan : menegur scr lisan utk mematuhi pembatasan jam operasional, mengurangi sediaan meja kursi, mengatur jarak, menerapkan physical distancing dan agar memakai masker.
Penanggung jawab membuat surat pernyataan akan mematuhi himbauan pemerintah.

2. *Angkringan Batas Kota* byk pengunjung yg nongkrong selesai makan kurleb 15-20 org, tdk pk masker, blm menerapkan physical distancing. Tdk mematuhi SE Bupati sleman ttg pengaturan jam operasional. Pengunjung langsung membubarkan diri ketika petugas datang.
Tindakan : menegur scr lisan utk mematuhi pembatasan jam operasional, mengurangi sediaan tikar, mengatur jarak, menerapkan physical distancing dan agar memakai masker.
Pemilik membuat surat pernyataan akan mematuhi himbauan pemerintah.

*√ Jl Atmosukarto*
1. *Angkringan timur gedung pamungkas* byk pengunjung yg nongkrong selesai makan kurleb 10org, tdk pk masker, tdk menerapkan physical distancing. Penjual tdk pk masker. Tdk mematuhi edaran Walikota Yogyakarta ttg pengaturan jam operasional.
Tindakan : menegur scr lisan utk mematuhi pembatasan jam operasional, mengurangi sediaan tikar agar tdk terjadi Kerumunan, mengatur jarak, menerapkan physical distancing dan agar memakai masker.

*EVALUASI :*
1. Ada bbrp pelaku usaha yg mengaku tdk mengetahui tentang Surat Edaran Bupati maupun Walikota terkait kebijakan jam operasional tempat usaha. Ke depan, dalam setiap operasi petugas wajib membawa Surat Edaran Bupati maupun Walikota terkait kebijakan daerah dlm upaya pencegahan penyebaran covid19 (termasuk kebijakan pembatasan jam operasional usaha)
2. wilayah Seturan saat ini masih menjadi wilayah dg aktivitas massa cukup tinggi, seringkali terlihat ada kerumunan massa. Untuk itu wilayah ini diharapkan dpt dilakukan operasi wastibum scr rutin.
3. Hasil operasi diatas dpt menjadi Strong point agar dpt dijadikan perhatian dlm operasi berikutnya. (skm,)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *