JAM BUKA WARUNG BANYAK DILANGGAR SAAT PANDEMI

SATPOPP DIY ( 06-05-2020) satpolpp.jogjaprov go.id- Masa pandemi covid 19 banyak warung makang angkringan yang melanggar Aturan yang telah ditentukan jam buka dan tutupnya. Hal tersebut seperti hasil patroli tim gugus gakkum pada hari Rabu malam (06/05) pukul ,20.00- 24.00 wib

Tim patroli Pengawasan Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 DIY
Didukung personel:
1. Sat Pol PP DIY (regu C ).*
2. Sat Brimob Polda DIY
3. Dit Samapta Polda DIY
4. Korem 072/PMK
5. Denpom DIY

Rute:
Perempatan Gedungkuning, perempatan Blok O,Jl.Janti ,jl. Nologaten, Ring Rood UPN, Perempatan Condongcatur, Perempatan Kentungan, jalan Kaliurang, Terban, Perempatam Gramedia, Kridosono, Jl. Kenari, Melati Wetan, jalan TUT Harsono,
Mako Satpol PP DIY

*Hasil Patroli Pengawasan tibumtranmas:*
1. Jl. Seturan .Warung bakso, warung Angkringan..warung Mbah Pecel lele petugas memberikan himbauan terkait protokoler covid19 kepada pemilik usaha dan pengendara di sepanjang jalan tersebut serta memberikan masker dan pengukuran suhu badan dengan termograp dengan suhu badan 36,7 serta untuk memperhatikan jam buka maupun tutup sesuai himbauan bupati Sleman.

2. jl.Seturan warung Burjo ANDESKA, Warung Burjo MANDALA terdapat banyak pengunjung sedang makan minum di tempat dan tidak ada jaga jarak antar pembeli ,penjual juga tidak memakai masker begitu petugas datang lalu dipakai.
tindakan petugas:
Menghimbau kepada pembeli dan membubarkan menyarankan kepada pemilik warung ANDESKA agar dikurangi meja kursi dan setiap pembeli agar jaga jarak selalu memakai masker serta memperhatikan jam buka maupun tutup untuk wilayah Sleman buka jam 10.00 WIB tutup pukul 20.00 WIB

3.Warung APNORMAL jl.Seturan petugas memberikan himbauan agar setiap pembeli /pelanggan menjaga Fisikal Distancing atau jaga jarak, sering2 cuci tangan pakai sabun dan memperhatikan jam buka dan tutup sesuai edaran Bupati Sleman.

4.Angkringan Kota baru para pengunjung sambil makan di tempat dan tidak mengindahkan phisical distancing dan banyak yang tidak membawa maskeŕ.
tindakan petugas:
pemilik diminta melipat tikar yang di belakang warungnya dan pakai masker. pembeli yang datang lebih dari jam 21.00 agar cukup pesan makan dan bawa pulang
.
5. Cafe Silol terpantau sudah tutup sudah mematuhi himbauan petugas tutup jam 23.00 WIB

6.Angkringan selatan pintu palang Kereta Api
Angkringan masih banyak pembeli
tindakan petugas: Himbauan agar duduknya dijaga jarak saran tutup sampai jam 21.30 dan setelahnya pesan makan di bungkus
tindakan petugas:
didatangi ditanyakan keperluannya dan disuruh segera pulang saja.

7.Warung makan depan Dinas Sosial DIY terdapat muda-mudi sedang makan Petugas langsung menghampiri dan memberi himbauan untuk memperhatikan fisikal Distancing dengan mengurangi atau memindah kursi yang ada agar ada jarak antar pembeli serta pengukuran suhu badan dengan termograp dengan suhu badan 36,7 dan memberikan masker untuk dipakai.
Evaluasi
A.Masih banyak warung makan yang tidak mengindahkan himbauan Pemerintah terkait Fisikal Distancing dan Sosial Distancing
B Masih ada toko maupun warung tidak mengindahkan surat edaran Pemerintah terkait jam buka maupun jam tutup.

Guna mencegah peneyabaran virus Corona masyarakat untuk memakai masker namun .Kesadaran masyarakat terhadap pemakaian masker masih kurang.(skm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *