Operasional pendidiplinan masyarakat disekitar benteng vendebrug

DATPOLPPDIY (30-06-2020)satpolpp.jigjaprov.go.id
Giat Pendisiplinan Masyarakat dalam menghadapi New Normal

Regu 4 Dengan Personel:
1. Aditya Agus (Satpol PP DIY)
2. Kumbul Supinarto (Satpol PP DIY)
3. Yanuar Meleiko (Banpol)
4. Ridwan YP (Samapta Polda)
5. Sidiq (Denpom)

WAKTU : Selasa, 30 Juni 2020 jam 19.30 – 23.30
LOKASI : Depan Benteng Vredeburg Jl Malioboro

HASIL :

1. Ketersediaan petugas pengukur suhu tubuh :
– ada, pengecekan suhu dilakukan oleh petugas jogoboro

2. Ketersediaan tempat cuci tangan :
– ada, disekitar benteng vredeburg disediakan tempat cuci tangan kerjasama pemerintah dg swasta (CSR) di beberapa titik

3. Pengaturan jaga jarak (antrian di kasir/tempat duduk) :
– ada. Setiap kursi di kawasan Malioboro sudah terpasang pembatas larangan duduk. Namun sudah tidak terpasang/hilang dirusak oleh pengunjung. Petugas mengingatkan pengunjung untuk tetap menjaga jarak.

4. Jmlh Masyarakat yg TDK menggunakan masker :
– 1 orang

5. Jmlh Kerumunan (4org/ lebih) :
– kerumunan di titik nol ± 30 orang

6. Jumlah Pengusaha yang membuat Surat Pernyataan : tidak ada

7. Catatan :
– Petugas mendatangi lokasi parkir di depan benteng Vredeburg. Parkir sudah disterilkan dengan dipasang pagar besi. Pagar besi yang terpasang agak menjorok ke dalam. Kemungkinan diubah oleh oknum supaya bisa digunakan parkir. Petugas kemudian meluruskan posisi pagar agar tidak celah yang dimanfaatkan untuk parkir.
– Petugas menegur mobil Xpander yang parkir di depan gedung Agung untuk segera memindahkan kendaraannya.
– Petugas gabungan melakukan penjagaan di lokasi parkir agar tidak ada orang yang coba-coba akan parkir di lokasi tersebut.
– Petugas gabungan melakukan sterilisasi nol kilometer mulai pukul 20.30 WIB.
– Kondisi titik nol kilometer lumayan ramai oleh wisatawan. Pengunjung tidak hanya wisatawan lokal Yogyakarta, namun wisatawan dari luar kota Yogyakarta juga memadati titik nol kilometer. Kebanyakan dari mereka mengunjungi titik nol kilometer untuk nongkrong dan selfi.
– Petugas membubarkan kerumunan rombongan wisatawan yang nongkrong di titik nol. Rombongan dihimbau untuk terus lanjut, tidak berhenti untuk nongkrong. Pengunjung hanya diperbolehkan lewat dan dilarang berhenti/nongkrong di area titik nol kilometer.
– Banyaknya wisatawan yang datang silih berganti membuat petugas berulang-ulang kali mendatangi pengunjung yang duduk-duduk untuk segera melanjutkan perjalanan, tidak boleh nongkrong dan menyebabkan kerumunan.
– Petugas mengingatkan pengunjung agar memakai masker dengan benar, tidak hanya dikalungkan.
– Petugas melakukan penjagaan di sepanjang titik nol kilometer agar tidak ada yang nongkrong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *